ADVOKASI PELESTARIAN SUNGAI DI BALI MELALUI PERSPEKTIF SOSIOLOGI, HUKUM, DAN KEBIJAKAN PUBLIK GUNA MENDORONG KEBERLANJUTAN LINGKUNGAN
ADVOKASI PELESTARIAN SUNGAI DI BALI MELALUI PERSPEKTIF SOSIOLOGI, HUKUM, DAN KEBIJAKAN PUBLIK GUNA MENDORONG KEBERLANJUTAN LINGKUNGAN
Ayunda Mariska Astari, I Gusti Agung Kharisma Putri, Komang Ariwani, dan Ni Wayan Suma Wardhani
Ringkasan Eksekutif
Policy Paper ini menyediakan kajian secara komprehensif mengenai kontaminasi salah satu sungai yang ada di Bali berdasarkan aspek sosiologi, kelembagaan, hukum, dan sumber daya manusia. Analisis perspektif sosiologi membahas bagaimana konsep kepedulian lingkungan dan budaya tidak peduli terhadap lingkungan juga turut berdampak pada kondisi lingkungan di Bali. Analisis perspektif hukum membahas penyusunan dan pembentukan produk hukum sebagai upaya pengaturan perlindungan lingkungan di Bali. Analisis perspektif kebijakan publik membahas tentang segala hal yang berkaitan dengan kebijakan dan bagaimana kebijakan tersebut dirancang, diimplementasi, dan dievaluasi. Berdasarkan analisis yang dilakukan melalui berbagai aspek tersebut, kondisi lingkungan di Bali masih mengalami masalah serius terkait pencemaran dan kerusakan lingkungan. Upaya pelestarian lingkungan memerlukan penguatan dan pengawasan yang maksimal. Semua stakeholder, mulai dari pemerintah hingga masyarakat di sekitar diharapkan mampu bersinergi. Pertama, bersinergi untuk mengubah budaya tidak peduli terhadap lingkungan, memberikan pemahaman tentang pentingnya kebersihan lingkungan, terutama di sungai-sungai yang terkontaminasi. Kedua, penegakan hukum dan penguatan regulasi untuk aspek-aspek yang belum terpenuhi. Terakhir, pengawasan implementasi program dan regulasi terkait pelestarian lingkungan untuk memastikan ketiadaan pencemaran lingkungan di Bali. Tema “One Small Step For The Future, Together Conserve Nature” menjadi dorongan untuk semua pihak untuk bekerja sama menjaga lingkungan demi keberlanjutan hidup manusia.
Selengkapnya, dapat dilihat pada link dibawah:
Komentar
Posting Komentar